Manajemen cluster & perumahan
Kelola cluster tanpa grup WA yang berantakan
IPL, tamu di gerbang, rumah sewa harian, kos, dan kabar warga dalam satu aplikasi dengan alamat khusus untuk cluster Anda.
Setiap cluster memakai database sendiri, terpisah dari cluster lain.
Cluster Contoh
sekarangInfo tamu sewa harian
Rumah C-12 menerima tamu
- Jum 14.00 – Min 12.00
- 6 orang
- 2 mobil
Nama tamu hanya dilihat pemilik rumah, satpam, dan pengelola.
IPL Oktober
Lunas otomatis dari saldo bayar di muka.
Masalah yang akrab di setiap cluster
IPL menunggak
Bendahara menagih satu per satu, bukti transfer bercampur di chat pribadi.
Buku tamu di pos
Satpam tidak tahu siapa yang memang ditunggu, dan catatannya sulit dicari lagi.
Rumah sewa harian
Tetangga kaget ada rombongan orang asing tanpa pemberitahuan apa pun.
Kas dipertanyakan
Laporan keuangan baru muncul saat rapat, dan sulit dicocokkan.
Satu aplikasi, setiap orang mendapat layarnya sendiri
Estatia sedang dalam tahap pengembangan; fitur di bawah dirilis bertahap.
Pengelola & bendahara
- Tagihan IPL terbit otomatis tiap periode, tarif per tipe atau per m²
- Saldo bayar di muka yang melunasi tagihan dengan sendirinya
- QRIS bernominal dengan nominal unik, mudah dicocokkan
- Denda telat yang bisa diatur, kuitansi lewat WA, laporan kas
Satpam di gerbang
- Daftar tamu yang dijadwalkan masuk hari ini
- Cocokkan nama tamu dengan KTP, lalu catat check-in & check-out
- Tandai "tidak sesuai" dan pemilik rumah langsung diberi tahu
- Kunjungan calon pembeli rumah ikut tercatat
Warga
- Kabar setiap tamu sewa harian: rumah, tanggal, jumlah orang, kendaraan
- Kalender rumah sewa yang bisa dilihat kapan saja
- Tagihan dan riwayat bayar sendiri, tanpa menunggu bendahara
- Laporkan keluhan yang terkait langsung dengan booking tertentu
Pemilik rumah sewa, kos, & dijual
- Catat booking tamu harian; tetangga diberi tahu otomatis
- Etalase publik: foto, video YouTube, fasilitas rumah
- Jadwal kunjungan calon pembeli tanpa saling menunggu
- Kamar kos, penghuni, dan tagihan sewa; kamar kosong tampil sendiri
Satu cluster, satu alamat, satu database
Setiap cluster mendapat alamat sendiri, misalnya namacluster.estatia.web.id, atau memakai domain miliknya. Warga hanya melihat cluster mereka, lengkap dengan halaman depan berisi rumah yang disewakan, dijual, dan kamar kos yang tersedia.
Data tiap cluster disimpan di database tersendiri, bukan dicampur dalam satu tabel besar. Cadangan, pemulihan, maupun serah terima data bisa dilakukan per cluster.
namacluster.estatia.web.id
Langsung aktif setelah cluster disetujui
Domain sendiri
Mis. clusteranda.com, mengarah ke aplikasi yang sama
Database per cluster
Data cluster lain tidak pernah ikut terbuka
Tetangga tahu yang perlu, bukan semuanya
Tamu sewa harian, penghuni kos, dan calon pembeli adalah orang luar. Data pribadi mereka hanya untuk orang yang memang bertugas.
| Data | Pemilik rumah | Satpam | Pengelola | Warga lain |
|---|---|---|---|---|
| Nama tamu sewa harian | Hanya jumlah, tanggal, kendaraan | |||
| Identitas penghuni kos | Hanya jumlah kamar terisi | |||
| Pengunjung calon pembeli | Tidak diberi tahu |
Foto KTP tidak disimpan. Satpam mencocokkan KTP fisik dan hanya mencatat bahwa KTP sudah diperiksa.
Cara bergabung
-
1
Daftarkan cluster
Isi nama cluster, alamat, jumlah rumah, dan kontak pengelola. Anda menerima kode pendaftaran.
-
2
Diverifikasi & diaktifkan
Tim Estatia menghubungi pengelola, lalu menyiapkan alamat dan database cluster Anda.
-
3
Pengurus masuk, warga menyusul
Pengelola masuk di alamat cluster, mengisi profil, lalu mengundang warga dan satpam.
Siap merapikan cluster Anda?
Sudah mendaftar? Cek statusnya dengan kode pendaftaran.